ZONAKALBAR.COM, MEDAN – Dr. Nur Hamzah, M.Pd menyoroti tantangan serius yang dihadapi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan pembangunan karakter bangsa (nation and character building) di era digital, yaitu melemahnya otoritas keluarga dan lembaga pendidikan.
Baca juga:Jadwal dan Free ( Gratis ) Link Nonton Piala Dunia Antarklub 2025 Hari Ini, Kamis 19-18 Juni 2025
Hal ini diungkapkannya saat menjadi narasumber utama dalam Kuliah Umum Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) yang berlangsung di Gedung A Ruang Al Huda UNPAB, Medan, pada Kamis (19/6/2025).
Baca juga:Keutamaan Berhubungan Suami Istri di Malam Jumat
Dalam paparannya yang bertajuk “Problematika Pendidikan Agama Islam dan Nation and Character Building pada Era Digital”, Dr. Nur Hamzah, yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Magister Studi Islam IAIN Pontianak, menggarisbawahi bagaimana lanskap digital telah mengubah cara manusia modern mendefinisikan eksistensinya. Ia menggunakan adagium “aku klik maka aku ada” untuk menggambarkan fenomena di mana aktivitas konsumsi dan produksi materi keislaman serta tindakan beragama kini sangat dipengaruhi oleh interaksi di dunia maya.
Baca juga:Amalan Sunnah Malam Jumat yang Dianjurkan Rasulullah
Menurutnya, salah satu implikasi paling signifikan dari pergeseran ini adalah terjadinya kontestasi otoritas yang menyebabkan keluarga dan institusi pendidikan formal mengalami pelemahan.
“Institusi Keluarga, Lembaga Pendidikan & Lingkungan Masyarakat tidak menjadi arena yang ramah bagi anak menciptakan habitus karakter,” demikian salah satu poin penting dalam presentasinya.
Baca juga:Hasil pertandingan Piala Dunia Antarklub Manchester City Vs Wydad Casablanca: Skor 2-0
Sebagai jalan keluar dari problematika tersebut, Dr. Nur Hamzah menawarkan beberapa solusi strategis, antara lain:
Menghidupkan kembali fungsi keluarga sebagai benteng utama dan tempat pendidikan moral yang pertama bagi anak.
Membangun gerakan moral masyarakat sipil yang didasari oleh penegakan etika publik. Mendorong keteladanan (uswah) yang nyata dari para pemimpin dan tokoh masyarakat sebagai kunci keberhasilan pembentukan karakter.
Baca juga:Rekomendasi Drama Korea Bulan Juni 2025
Acara kuliah umum ini turut dihadiri oleh Direktur Pascasarjana UNPAB, Assoc. Prof. Dr. Kiki Farida Ferine, SE., M.Si, dan Kepala Program Studi MPAI, Dr. Mhd. Habibu Rahman, S.Pd., M.Pd. Jalannya diskusi dimoderatori oleh Dr. Danny Abrianto, S.Th.I., M.Pd. Kegiatan ini diharapkan memberikan pengetahuan baru bagi para akademisi dan praktisi pendidikan dalam menjawab tantangan zaman digital.
Penulis


- Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
- Agustus 16, 2026BeritaIMMSAH dan Dosen Agama Polnep Bahas Penguatan Mentoring, ISC, dan Literasi Al-Qur’an
- Agustus 15, 2026BeritaPresiden Prabowo Tegaskan Pangan Nasional Aman, Franciscus Sibarani: Kesiapan Hadapi El Niño Harus Sampai Daerah
- Agustus 14, 2026BeritaFranciscus Sibarani Dorong Masyarakat Kalbar Manfaatkan Layanan Hukum dan Kekayaan Intelektual
- Agustus 13, 2026BeritaDari Desa Paoh Concong Pedalaman Ketapang ke Tiongkok, Franciscus Sibarani Buka Jalan Pendidikan Bagi Anak Kalimantan Barat

