PONTIANAK, ZONAKALBAR.COM — Upaya memperkuat pembinaan keagamaan dan karakter mahasiswa di lingkungan kampus kembali mendapat perhatian serius. Ikatan Mahasiswa Muslim Al Hadid (IMMSAH) bersama jajaran Dosen Agama Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) menggelar rapat koordinasi untuk membahas sejumlah program strategis pembinaan mahasiswa.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung pada hari Jumat, 14 Agustus 2026, bertempat di Ruang MKWK Polpep Pontianak. Pertemuan menjadi ruang sinergi antara organisasi mahasiswa dan dosen dalam merancang kegiatan keagamaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menyentuh kebutuhan pembinaan mahasiswa di tengah dinamika kehidupan kampus dan perkembangan era digital.
Sejumlah agenda menjadi fokus pembahasan, di antaranya kegiatan Mentoring Mahasiswa Polnep, ISC, serta Belajar Baca Qur’an (BBQ).
Ketiga program tersebut dipandang memiliki posisi penting dalam membangun ekosistem pembinaan mahasiswa yang mengintegrasikan aspek keagamaan, karakter, intelektual, dan kepedulian sosial.
Koordinasi ini juga menjadi momentum untuk memperjelas peran masing-masing pihak dalam pelaksanaan program. Sinergi antara dosen agama dan mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan pola pembinaan yang lebih komunikatif, relevan, serta dekat dengan kehidupan mahasiswa.
Direktur Politeknik Negeri Pontianak Dr. H. Widodo menjadi salah satu unsur pimpinan yang memberikan dukungan terhadap penguatan kegiatan pembinaan mahasiswa. Sementara itu, koordinasi akademik pada bidang Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) berada dalam arahan Dr. Didik M. Nur Haris, Lc, selaku Koordinator MKWK.
Dari unsur pengampu Mata Kuliah Agama Islam, hadir Farida Asy’ari, S.PdI, MHI, selaku Koordinator Mata Kuliah Agama Islam. Sementara dari unsur pembinaan dakwah Masjid Al Hadid hadir Ust. Dody Radiansah, S.P., M.MA., selaku Bidang Dakwah Masjid Al Hadid.
Baca juga:UNU Kalbar Gelar Ramah Tamah Bersama Dewan Energi Nasional Dan Walikota Pontianak
Adapun dari unsur mahasiswa, rapat tersebut melibatkan Joni Hatta, mahasiswa Program Studi Administrasi Negara yang dipercaya sebagai Ketua IMMSAH 2026.
Bukan Sekadar Kegiatan Keagamaan
Pembahasan dalam rapat tersebut mengarah pada satu gagasan penting: pembinaan keagamaan mahasiswa perlu dikembangkan sebagai bagian dari pembentukan karakter dan budaya akademik kampus.
Program mentoring, misalnya, diharapkan menjadi ruang interaksi yang memungkinkan mahasiswa mendapatkan pendampingan, berdiskusi, sekaligus membangun karakter positif. Sementara program Belajar Baca Qur’an (BBQ) diarahkan untuk memberikan ruang bagi mahasiswa yang ingin meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara bertahap.
Di sisi lain, ISC diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan kapasitas dan aktivitas mahasiswa yang selaras dengan nilai-nilai keislaman serta kehidupan akademik.
Baca juga:Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Suarakan Kepedulian Atas Insiden Robohnya Lantai SDN 28 Sungai Raya
Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak berhenti pada agenda rutin organisasi, tetapi diharapkan mampu melahirkan pola pembinaan yang berkelanjutan.
Membangun Generasi Kampus yang Berkarakter
Kolaborasi antara dosen, organisasi mahasiswa, dan unsur dakwah kampus dinilai menjadi salah satu kunci agar program pembinaan dapat berjalan secara terarah.
Di tengah derasnya arus informasi digital, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga membutuhkan kemampuan membangun karakter, etika, serta ketahanan moral.
Baca juga:
Karena itu, koordinasi IMMSAH bersama Dosen Agama Polnep menjadi langkah awal untuk menyatukan visi dalam menghadirkan kegiatan pembinaan yang lebih terstruktur dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa.
Rapat tersebut sekaligus membuka ruang bagi pengembangan berbagai program lanjutan. Pertanyaannya kemudian, sejauh mana kolaborasi dosen dan mahasiswa ini mampu melahirkan model pembinaan keagamaan yang benar-benar menjadi budaya positif di lingkungan kampus?
Jawabannya akan terlihat dari konsistensi program, keterlibatan mahasiswa, dan dampak nyata yang lahir dari kegiatan-kegiatan tersebut.
IMMSAH 2026 bersama Dosen Agama Polnep kini berada pada satu langkah penting: mengubah kegiatan keagamaan dari sekadar agenda menjadi gerakan pembinaan karakter mahasiswa yang berkelanjutan.
Penulis


- Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
- Agustus 16, 2026BeritaIMMSAH dan Dosen Agama Polnep Bahas Penguatan Mentoring, ISC, dan Literasi Al-Qur’an
- Agustus 15, 2026BeritaPresiden Prabowo Tegaskan Pangan Nasional Aman, Franciscus Sibarani: Kesiapan Hadapi El Niño Harus Sampai Daerah
- Agustus 14, 2026BeritaFranciscus Sibarani Dorong Masyarakat Kalbar Manfaatkan Layanan Hukum dan Kekayaan Intelektual
- Agustus 13, 2026BeritaDari Desa Paoh Concong Pedalaman Ketapang ke Tiongkok, Franciscus Sibarani Buka Jalan Pendidikan Bagi Anak Kalimantan Barat

